Pembunuh Facebook Dijatuhi Hukuman.
Facebook atau situs jejaring sosial yang kini banyak membuat orang-orang tergila-gila dan addicted atau kecanduan. Bahkan tidak jarang bagi beberapa orang, dunia internet identik hanya untuk membuka situs seperti ini.
Facebook (atau sering disebut FB) menjadi salah satu situs social networking yang paling besar, khususnya di Indonesia. Facebook menyediakan banyak fitur yang dimiliki oleh situs social networking pada umumnya, seperti menambah daftar teman, saling mengirim pesan atau message, posting foto, membuat pengumuman, membuat komunitas atau grup, dan sebagainya.
Dalam ber-facebook pun ada etikanya, salah satunya seperti dikutip dari Detik|net, bahwa status hubungan Anda adalah keputusan bersama pasangan. Jangan pernah mengubah-ubah status hubungan Anda dan pasangan. Banyak kasus buruk terjadi akibat seseorang merubah statusnya secara sepihak. Inilah yang terjadi pada Hayley Jones. Seperti yang dilansir INILAH.com, dengan judul berita “Pembunuh Facebook Dijatuhi Hukuman”, yang menyebutkan bahwa gara-gara Facebook dua orang menderita. Seorang wanita tewas dibunuh hanya karena mengubah status dari “menikah” menjadi “single”. Sedangkan pasangannya, Brian Lewis, yang membunuh karena cemburu harus meringkuk di penjara seumur hidupnya.
Nah, sekarang yang menjadi pertanyaannya adalah apakah Facebook benar-benar telah dibunuh? Bukankah Hayley yang dibunuh oleh Lewis karena mengubah status di Facebook-nya?
Mari kita cermati kalimat “Pembunuh Facebook Dijatuhi Hukuman”. Kalimat ini bermakna, bahwa ada subjek, yaitu ada seseorang (Lewis) yang membunuh Facebook berkedudukan sebagai subjek. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kata membunuh mempunyai arti menghilangkan (menghabisi; mencabut) nyawa; mematikan: ia dihukum mati karena merampok dan - beberapa orang; 2 menghapus (tulisan); memadamkan (api, dsb); menutup (yang bocor, pancuran, dsb). Sedangkan Facebook itu tidak bernyawa.
Subjek (Pembunuh Facebook) dikenakan pekerjaan, berupa dijatuhi sesuatu. Sedangkan objek dalam kalimat di atas adalah hukuman (berupa penjara seumur hidup).
Dengan bahasa yang mudah, makna kalimat “Pembunuh Facebook Dijatuhi Hukuman” adalah, ada seseorang yang membunuh Facebook kemudian mendapat hukuman (tidak harus penjara seumur hidup) oleh aparat yang berwajib.
Mari kita cermati kalimat berikut:
1.Pembunuh Hayley dijatuhi hukuman. Artinya, ada seseorang yang membunuh Hayley kemudian dihukum.
2.Pembunuh Facebook dijatuhi hukuman. Artinya, ada seseorang yang membunuh Facebook kemudian dihukum.
3.Pembunuh Mr. X dijatuhi hukuman. Artinya, ada seseorang yang membunuh Mr. X kemudian dihukum.
Jadi, kalimat yang benar adalah Pembunuh Hayley dijatuhi hukuman. Dan bukan pembunuh Facebook dijatuhi hukuman. Karena dalam kasus tersebut yang dibunuh Hayley bukan Facebook.
Marilah kita menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar untuk Indonesia yang lebih baik.
Rabu, 31 Maret 2010
Kamis, 25 Maret 2010
Jeepney

Jeepneys are the most popular means of public transportation in the Philippines. They were originally made from US military jeeps left over from World War II and are well known for their flamboyant decoration and crowded seating. They have also become a symbol of Philippine culture.
The word Jeepney is a portmanteau of "jeep" and "Jitney.
Senin, 22 Maret 2010
Fernsehturm Berlin


Fernsehturm Berlin (yang dalam bahasa Jerman berarti Menara Televisi Berlin) adalah menara televisi yang terletak di pusat kota Berlin, Jerman. Menara ini adalah salah satu markah tanah yang terkenal di Berlin, dan terletak sangat dekat dengan Alexanderplatz, menara ini dibangun antara tahun 1965 dan 1969 oleh Republik Demokratik Jerman. Oleh pengurus GDR menara ini dianggap sebagai simbol kota Berlin, sampai sekarang, dikarenakan menara ini dapat terlihat dari distrik sentral dan pinggiran kota Berlin.
Ketinggian menara ini mencapai 365 meter (1198 kaki), namun bertambah menjadi 368 meter (1207 kaki) setelah menara tersebut dipasangi antena. Fernsehturm adalah menara berdiri bebas keempat tertinggi di Eropa, setelah Menara Ostankino di Moskow, dan Menara Televisi Kiev dan Menara Televisi Riga.
Atraksi pengunjung
Di sini terletak platform bagi pengunjung dan restoran berputar di atasnya. Platform ini berada di ketinggian 204 meter (669 kaki) di atas tanah dan dapat melihat sejauh 42 kilometer (26 mil) pada hari yang cerah. Restoran, yang berputar setiap 30 menit, terletak beberapa meter dari platform tersebut, restoran ini awalnya berputar setiap 1 jam, namun dipercepat menjadi setengah jam saat renovasi tahun 1990-an.
Lift
Di dalamnya terdapat lift yang akan membawa pengujung ke atas bola dalam waktu 40 detik, namun lift ini tidak dapat membawa pengunjung dengan kursi roda, dikarenakan lift yang kecil dan sempit.
Jumat, 19 Maret 2010
Bundestag

Bundestag adalah parlemen Republik Federal Jerman. Lembaga perwakilan rakyat tertinggi negara ini didirikan berdasarkan konstitusi Jerman 1949 (Das Grundgesetz) dan menjadi pelanjut Reichstag dari masa Reich Jerman (Deutsches Reich). Ketua parlemen disebut Presiden Bundestag dan saat ini dipegang oleh Norbert Lammert (sejak 2005).
Dengan berlakunya konstitusi baru tahun 1949, Bundestag didirikan sebagai parlemen Jerman Barat. Karena situasi politik waktu itu, yaitu kurangnya infrastruktur dan Perang Dingin, bangunan Reichstag di Berlin tidak dapat digunakan. Sidang-sidang dilakukan di Bonn di tempat-tempat yang berbeda, bahkan pernah dilakukan di suatu gedung milik fasilitas pengolahan air. Selain itu, warga Berlin Barat tidak memilih wakilnya melainkan diwakilkan oleh 20 orang yang tidak dipilih langsung tetapi ditunjuk oleh badan perwakilan kota itu.
Selanjutnya sidang-sidang dilakukan di Bundeshaus, Bonn, hingga pemindahan ke Berlin tahun 1999. Sekarang Bundeshaus menjadi gedung Pusat Kongres Internasional Bundeshaus, bagian utaranya menjadi kantor cabang Bundesrat (Perwakilan Daerah) dan bagian selatan dijadikan "Kampus PBB" sejak 2008.
Pada masa Perang Dingin, gedung Reichstag dijadikan museum sejarah. Uni Soviet selalu berusaha mencegah penggunaan gedung ini oleh Jerman Barat dan mengganggunya dengan menerbangkan pesawat supersonik di dekat gedung ini.
Sebelum penggunaan kembali pada tahun 1999, gedung Reichstag direnovasi besar-besaran (termasuk dilengkapi dengan kubah transparan besar yang dapat dikunjungi orang) mengikuti rancangan arsitek dari Britania, Sir Norman Foster. Sejak tahun 2005 penerbangan di atas langit Berlin tengah dilarang untuk alasan keamanan.
Kamis, 18 Maret 2010
Alexanderplatz



Alexanderplatz adalah sebuah taman atau lapangan yang ramai dan berubin di tengah kota Berlin, ibukota Jerman, dekat tepi sungai Spree dan Berliner Dom.
Tempat ini merupakan tempat pertemuan bersejarah, tradisi ini dilanjutkan sampai hari ini. Gedung utama di wilayah ini, Rote Rathaus, menjadi gedung pemerintahan kota Berlin.
Nama taman ini diberikan untuk menghormati kedatangan Tsar Rusia, Alexander I yang mengunjungi kota Berlin pada tahun 1805. Nama taman ini tidak diotak-atik oleh pemerintahan komunis DDR (Republik Demokratis Jerman/Jerman Timur). Bahkan kala itu taman ini merupakan tempat perkumpulan yang penting pula.
Pada masa pemerintahan DDR menara televisi Fernsehturm dibangun. Menara ini memberikan para pengunjung sebuah kesan meluas seluruh kota Berlin dan sekitarnya.
Di dekat taman ini ada Gereja Nicolai, salah satu gereja tertua di Berlin yang selamat menghadapi pemboman pada masa Perang Dunia II. Di dekat gereja ini ada sebuah kolam dengan sebuah patung Neptunus yang sangat indah. Kolam ini pada masa-masa musim panas, sering diceburi masuk warga kota yang kepanasan. Lalu di tengah taman ada sebuah jam raksasa yang disebut jam dunia dan menunjukkan waktu di seluruh dunia. Jam ini dibangun pada masa pemerintahan DDR.
Halo-halo

Halo-halo atau halu-halo (dari bahasa Tagalog halo yang berarti campur) adalah es campur dari Filipina. Setelah diserut, es dihidangkan di dalam mangkuk atau gelas tinggi dengan tambahan isi yang beraneka ragam, di antaranya: kolang-kaling (kaong), pisang, nata de coco, kelapa kopyor (makapuno), pacar cina, dan kacang-kacangan dan umbi yang dimasak manis. Di atasnya dituangkan susu kental manis atau susu evaporasi, dan kadang-kadang diberi es krim.
Sebelum ditutupi dengan es serut, kacang-kacangan diletakkan di dasar gelas atau mangkuk. Kacang-kacangan yang biasa dipakai adalah kacang hijau, kacang jogo, kacang arab, atau kacang tanah. Buah-buahan segar atau dimasak dengan gula yang biasa dipakai adalah nangka, mangga, sawo duren, pepaya, apokat, buah kiwi, melon, atau ceri.
Umbi yang dipakai terdiri dari dua jenis: ubi jalar (kamote) dan uwi (ube). Halo-halo juga sering diberi jagung manis dari kaleng, pinipig, puding karamel, serta jeli dari gelatin atau agar-agar yang diberi warna merah, hijau, atau kuning.
The End Part 2

Tidak ada firasat apa pun pagi ini. Berjalan seperti biasanya. Normal. Membosankan. Hanya saja pelajaran hari ini lebih menyenangkan. Lebih menyegarkan.
Di siang yang tak begitu panas itu, tiba-tiba ponselku bergetar. Dengan was-was aku membaca satu pesan yang mampir di inbox-ku. Langit seketika runtuh. Ada lubang yang menganga lebar di hatiku. Semakin perih ketika air mataku membasahi pipi. Satu sayap telah patah. Tak mungkin bisa kembali terbang. Satu hati telah terpuruk mati. Tak mungkin yang lain bisa hidup. Katanya dulu kau tak pernah sanggup mengucapkan salam perpisahan? Tapi nyatanya apa? Kau bahkan dengan sadis mengucapkan kata-kata itu. Benteng pertahanan yang dulu ku bangun dengan segenap rasa sayang dan dengan cinta yang paling purba pun akhirnya hancur berkeping-keping tak bersisa. Tragis! Tiga hari sebelum hari kasih sayang datang. Empat hari sebelum pertempuran mautku. Semuanya telah berakhir. Kau telah berhasil membunuhku. Sebelum aku benar-benar mati, aku ingin kau tau, aku menyayangimu, lebih dari apa pun.
Hmm, pelajaran bahasa jerman kali ini tidak menarik sama sekali. Hambar. Mungkin sehambar hidupku kelak.
Maaf, aku takkan pernah bisa menepati janjimu untuk melupakan semua tentang kita, tentangmu.
Dan aku takkan pernah bisa mengucapkan selamat tinggal.
:Aku akan selalu merindukanmu.
In my class.
11 Februari 2010.
12:36
Langganan:
Postingan (Atom)